Hello from Suriah

FB_IMG_1471572474349Sebuah foto anak kecil dari Suriah mengguncang dunia. Foto ini kembali menunjukkan pada kita, dunia sedang tidak baik-baik saja.

Tak ada yang mampu mengelak, perang yang berkepanjangan ini menimbulkan korban dari semua kalangan. Anak-anak, orang tua, ibu hamil, tak luput diterjang hantaman bom, rudal, dan peluru.

Lantas, siapa mau menyalahkan siapa?

Kondisi Suriah saat ini menjadi negeri yang porak poranda. Konflik di sana sangat kompleks. Pertama, perlawanan oposisi terhadap koalisi pemerintah Bashar Al Assad. Belum lagi ditambah campur tangan Russia dan Amerika yang turut menurunkan pasukannya. Kedua, tentu gerakan ISIS yang juga meneror orang-orang di sana. Kelompok teroris ini masih terus saja bermimpi membangun negara sendiri.

Konflik antara pemerintah dan oposisi suriah memberikan kesadaran bahwa demokrasi tak sepenuhnya mampu menciptakan kedamaian. Presiden Assad yang dipilih melalui pemilu nyatanya tak bisa memberikan kepuasan pada oposisi. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa konflik ini bermula dari perbedaan Sunni dan Syiah.

Kemunculan ISIS pun menghentak dunia karena muncul dari negara ini. Kelompok yang tidak jelas mendapat pasokan senjata dari mana ini mampu meneror dan menarik simpatisan dari seluruh dunia. Kemunculan mereka menjadi bukti bahwa perang kontra terorisme belum dapat dikatakan berhasil. Justru, muncul kembali kelompok terorisme ini.

Sekalipun ISIS membawa nama “Islam”, tindakannya tidak dapat dikatakan Islami. Mereka membunuh wanita, anak-anak, warga sipil, kafir dzimmi, dan kelompok yang tak berkonflik. Justru timbul dugaan, kelompok ini sengaja dibentuk hanya untuk memperburuk citra Islam.

Kondisi ini menunjukkan sistem dunia yang berlaku saat ini tak efektif memberi perdamaian.

Tesis kalangan liberal yang menyatakan bahwa ‘perdamaian dapat diraih apabila negara tersebut demokratis’ tak berlaku secara universal. Yang ada, justru perebutan hegemoni kekuasaan di kawasan Timur Tengah antara negara-negara yang mengaku demokratis namun berkekuatan militer tinggi.

Untuk saudara-saudara di Suriah, Laa Tahzan, Innallaha Ma’anaa… Semoga hati para pemimpin dunia terketuk untuk menghentikan perang yang terus berkecamuk.

Insyaa Allah…

-famajiid-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s